Vegetarian Dan Penderitaan

Saat ini banyak sekali para praktisi yoga, Meditasi maupun spiritualis memutuskan untuk bervegetarian. Di luar kontek vegetarian itu baik untuk kesehatan, saya ingin bercerita tentang motivasi bervegetarian dalam kontek praktik spiritual. 
Hati kita begitu lembut sebagai seorang manusia sampai” melihat hewan merasa tak layak untuk di makan karena hewan itu Ber nyawa. Sehingga memutuskan untuk tidak memakan daging Demi praktik kesucian diri. 

Tentunya ini motivasi yang baik sekali, namun sebagai praktisi spiritual kita selalu diajak lebih kritis melihat segala suatu belief maupun informasi pemahaman yang kita terima. Self inquiry , Ehipassiko lah Dan banyak istilahnya lainnya. 

Pertanyaannya, jika motivasi mu bervegetarian karena tidak ingin membunuh hewan ! Bisakah kamu benar-benar tidak membunuh hewan ? Minum air panas pun kamu sudah bunuh banyak bakteri ! Kamu makan sayur tahukah kamu berapa banyak hama” serangga” ulat” yang di bunuh dari semprotan pestisida ? Belum lagi membunuh karna sebab kita vegetarian seperti ketika kamu tidak makan ayam maka semakin banyak cacing yang terbunuh oleh ayam. 

Kalau motivasimu menyucikan diri dengan Cara tidak membunuh ! Kamu akan kesulitan untuk mencapainya bahkan kamu akan lebih banyak kecewa Dan menderita, melihat orang lain tidak vegetarian kamu menjadi tidak bahagia kamu menggenggam kebenaranmu dan kamu menjadi anti terhadap orang yang tidak sepaham denganmu karena kamu merasa jalanmu adalah jalan Suci. Di sinilah awal kamu terjebak penderitaan tiada akhir. 

Bervegetarian adalah salah satu bentuk praktik pribadi , praktik cinta kasih berlatih melihat begitu banyak cinta kasih di hewan-hewan. Kita berlatih melihat di kerbau ada kebaikan ia yang mengajak sawah sehingga memberikan kita beras yang berlimpah, melihat ada cinta kasih sapi lewat susu nya yang membuat kita menjadi lebih sehat. Melihat cinta kasih ayam yang memberikan banyak protein lewat telurnya Dan banyak lagi lain. Dengan melihat cinta kasih itu kita mendedikasikan diri untuk mengambil jalan vegetarian. Menjadikan vegetarian objek Meditasi kita mengingat kesadaran, menjadikan vegetarian objek berlatih Self Inquiry agar penggalian kita semakin dalam. Yang di mana dari praktik ini akan membawa kita menemukan banyak kebijaksanaan Dan hakikat sejati kehidupan. 

Kita melihat hakikat hewan yang tanpa kita makan pun juga akan mati, kita melihat hakikat sapi ? Siapa sapi itu ? Apakah tubuh sapi adalah sapi ? Jika tubuh sapi adalah sapi ? Tubuh sapi berasal dari air, lemak, Dan berbagai macam komponen yang menghasilkan tubuh sapi, tanpa Jiwa/kesadaran sapi pun hanyalah bangkai yang tak bernyawa. Ketika sapi mati , sapi menyatuh dengan tanah, ada yang menjadi belatung, ada yang menjadi minyak, ada yang menjadi pohon Dan lainnya. Bukankah ia hanya berubah wujud ? 

Ya lewat self inquiry dan love n compassion practice vegetarian kita akan menemukan banyak kebijaksanaan yang nantinya menjadi bekal kita memperoleh Kebahagiaan sejati, pembebasan sempurna. 

Bervegetarian adalah praktik pribadi kita yang berujung untuk kita melihat bahwa semuanya sudah baik adanya. 

Happiness is my Right ! 

Januari 29, 2017

0 responses on "Vegetarian Dan Penderitaan"

    Leave a Message

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    X