Mengenal “Kebencian”

Saya pribadi punya keyakinan yang sangat kuat tentang hal ini.
“Penilaian buruk kita terhadap orang lain adalah kurang nya kita mengenal diri orang yang kita anggap buruk, karena pada hakikat nya kita sulit untuk mengerti pemikiran orang lain secara UTUH karena kita hanya terbiasa menyimpulkan dari sedikit fakta yang kita ketahui saja Dan sampai kapanpun kita akan sulit sekali bener” mengenal orang lain sepenuhnya apalagi di tambah kalau kita sendiri belum mengenal betul diri kita secara UTUH ” .

Namun dalam hal ini boleh ga kita ga setuju dengan orang lain ? Ya tetap boleh !

Namun jangan jadikan ketidaksetujuanmu itu sebagai alat dirimu menderita.atau memaksakan kehendak untuk orang lain sejalan dengan kita/setuju dengan kita agar kita bahagia.

Hakikat yang di luar diri tetap tanpa arti, “Maya”/ilusi batin kita yang membuat permainan kehidupan ini menjadi menarik dengan adanya dualitas. Tugas kita tetap dalam kesadaran janganlah hanyut.

Hidup ini layaknya bermain ” games”, kamu memilih peranmu di kehidupan ini. Bermain lah dengan seindah mungkin, bermain untuk seru”an . kalah Dan menang, sama Dan berbeda itu tarian dalam permainan games. Kamu tak akan pernah menderita !! Karena sejati nya kamu adalah sang mengontrol karakter di games. Kamu akan menderita ketika kamu mengira dirimu adalah karakter di dalam games tersebut dan Hukum Karma berlaku sejak kau meyakini dirimu adalah karakter tersebut.

Semoga kita di berkahi sebab-sebab Dan kondisi mengenal kesadaran.

Januari 20, 2017

0 responses on "Mengenal "Kebencian""

    Leave a Message

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    X