Membersihkan “Karma buruk”

Satu-satunya cara kita jika ingin terbebas dari Karma buruk adalah mengenal sejati diri / bersandar pada TUHAN ALLAH . karena di dalam Allah tidak ada baik&buruk kamu akan terbebas dengan apapun yang kamu terima di kehidupan ini. 
Namun banyak orang yang memilih jalan membuang Karma buruk dengan jalan masih bermain-main di ranah ritual yang tidak esensial, di mana meyakini membuang jauh-jauh energy negative Dan mengakses energy positif (menggenggam satu dualitas) dengan berbagai ritual yang beragam. Ini sama sekali tidak salah, namun di dalam ranah energy pun masih dalam Realita yang relatif. Apakah kamu benar-benar bisa terbebas dengan Cara ini ? Sedangkan hakikat kehidupan ini datang&pergi termasuk yang positif maupun negatif bergantian. Kita tidak bisa memaksakan menggenggam positif saja dengan tidak mau menerima negatif layaknya hanya ingin makan enak tetapi tidak mau buang air besar. Kamu akan menderita Dan sakit dengan Cara ini. 

Berdamailah dengan Karma baik maupun buruk menerima nya sebagai tarian TUHAN dengan Cara menghadirkan Allah yang sudah ada di dalam diri kita / mengenal hakikat sejati diri. Dengan Cara inilah kita menyadari kita bukanlah energy positif maupun negative , kita adalah kesadaran yang mengamati keduanya. Sang pengamat tak pernah terpengaruh oleh apapun. 

Januari 26, 2017

3 responses on "Membersihkan "Karma buruk""

  1. Mantap …
    dan
    Joos.

  2. Karma buruk dalam konteks agama Buddha atau agama lain?

Leave a Message

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X